Pelaku Curanmor Tewas Ditembak, Propam Polda Sulsel Tindaklanjuti Laporan Keluarga Korban




Sulsel,Bantengmetro.com-Propam Polda Sulawesi Selatan Memeriksa Oknum Polisi Yang Menembak Pelaku Curanmor bernama Hendra (24) di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), pelaku ditembak setelah melakukan perlawanan dengan memukul aparat saat hendak diamankan.

Propam mendalami dugaan pelanggaran standard operating procedure (SOP) saat Hendra ditembak hingga tewas yang dilaporkan pihak keluarga pelaku curanmor.

"Sudah kita periksa yang bersangkutan. Cuma saya belum lihat hasilnya. Tim Paminal sudah ke sana," ujar Kabid Propam Polda Sulsel Kombes Zulham Effendy Selasa (20/6/2023).

Zulham mengaku belum bisa mengambil kesimpulan terkait dugaan pelanggaran SOP tersebut. Dia mengatakan pihaknya masih ingin mendalami proses penangkapan pelaku saat itu.

"Kita lihat dulu, pada saat dia penanganan melakukan penegakan hukum, sesuai prosedur nggak? SOP sesuai dijalankan, nggak?" katanya.

Lebih lanjut Zulham mengungkap pihaknya saat ini juga belum bisa menentukan sanksi yang akan diberikan. Dia masih menunggu hasil pemeriksaan untuk menjatuhkan hukuman terhadap oknum polisi terkait.

"Kalau nanti dia ada kesalahan prosedur di situ, kalau memang ada pidana, kita kode-etik-kan. Kalau hanya pelanggaran prosedur terkait disiplin, kita disiplinkan," ucapnya.

"Kita lihat nanti. Makanya kita belum bisa simpulkan. Kita lihat dulu hasil pemeriksaan anggota. Kan kita akan periksa semua itu siapa-siapa saksi yang di situ," tambahnya.

Sebelumnya, pihak keluarga telah melaporkan oknum polisi yang menembak Herman hingga tewas ke Propam Polda Sulsel.

"Sudah kemarin saya punya adik ke Propam Polda Sulsel, tapi masih delik aduan," ujar kakak Herman, Sukriadi, saat ditemui di kediamannya, Selasa (20/6).

Sukriadi mengatakan pihak keluarga belum menerima kejadian penembakan itu. Dia menganggap pihak kepolisian tidak sesuai prosedur dalam mengamankan pelaku tindak pidana.

"Kalau saya, tanggapanku, belum bisa terima, karena kami anggap belum sesuai dengan SOP yang ada. Karena tembakan terukur palingan di kaki, di bawah lutut," tuturnya (Arifin).

Posting Komentar

0 Komentar