Tim Penilai Poldasu Datangi Posko KBN Padang Bulan


Labuhanbatu,Bantengmetro.com-Kampung Bebas dari Narkoba (KBN) merupakan salah satu program Kapolri sebagai bagian untuk mewujudkan PRESISI, dan upaya  Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4G).

Dalam pendirian dan pemanfaatan posko KBN, Mabes Polri mengadakan penilaian dan diperlombakan terhadap prestasi posko KBN SE Indonesia, dan menjadikannya motivasi.

Polres Labuhanbatu kemudian kedatangan Tim penilai dari Polda Sumut dan memeriksa Posko KBN Padang Bulan dalam melayani aduan, keluhan serta kontribusi yang diberikan kepada masyarakat sejak Posko KBN berdiri.

Posko KBN Padang Bulan berlokasi di jalan Padang Bulan Kel. Padang Bulan Kec. Rantau Utara, Kab. Labuhanbatu - Sumut, Kamis (21/09/2023).

Kapolres Labuhanbatu AKBP James H. Hutajulu, S.I.K., S.H., M.H., M.I.K. melalui Kabag Ren Polres Labuhanbatu Kompol Hairun Edi Sidauruk, S.H., M.H. menyambut baik kehadiran tim penilai dan mengucapkan rasa terima kasih kepada Tim Penilai yang telah berkunjung ke Posko KBN di wilayah Polres Labuhanbatu.

Kabagren juga tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada tokoh masyarakat (Tomas) dan Tokoh Agama (Toga) atas keaktifan dan ikut berpartisipasi dalam kegiatan Posko KBN.

Lebih lanjut, Kabag Ren juga menyebutkan bahwa Posko KBN di Padang Bulan memiliki catatan prestasi yang luar biasa, dalam pengungkapan kasus dan menangani keresahan warga di Kelurahan Padang Bulan.


“Bahwa Polres Labuhanbatu telah berhasil membentuk 13 Posko Kampung Bebas Narkoba (KBN), dengan 7 posko KBN berada di Labuhanbatu dan 6 posko di Kabupaten Labuhanbatu Utara” Ujarnya.

Kompol Edi mengharapkan, penilaian lomba KBN semakin memotivasi masyarakat Labuhanbatu untuk aktif dalam upaya mencegah dan memberantas peredaran narkoba, serta menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari bahaya narkoba. 

"Semoga upaya-upaya ini dapat memberikan hasil yang baik dan berkelanjutan dalam melawan masalah narkoba di wilayah ini", ungkapnya.



Dihadapan tim penilai, Toga, Tomas, pemerhati Narkoba dari MAPAN RI, GRANAT, GANN dan PANI serta masyarakat Padang Bulan yang juga hadir dan menjadi audiensi dalam acara itu, mengungkapkan sejumlah kegiatan yang ada di Posko KBN.

Disebutkan, sebelum berdirinya posko lingkungan Padang Bulan oleh media sering dikatakan menjadi kampung narkoba, namun sejak berdirinya Posko KBN image itu secara drastis berubah.

Dijelaskan para audiensi sejak posko KBN Padang Bulan didirikan dan berbagai kegiatan yang dilakukan, seperti patroli rutin, sosialisasi door to door, memeriksa dan mengawasi kesudut-sudut kampung yang sering digunakan untuk transaksi dan memakai narkoba.



Selanjutnya Posko KBN Padang Bulan juga sering mengadakan acara sosial sebagai upaya untuk menyatu dengan masyarakat, seperti bagi-bagi sembako, sosialisasi bahaya narkoba, mendampingi warga untuk rehabilitasi, nonton bareng sepak bola, dan memberikan nomor-nomor kontak, Hotline 110, aplikasi "Siap" yang bisa selalu dihubungi apabila ada aduan terkait transaksi narkoba dan jenis kriminal lainnya dilingkungan masing-masing.

Tim penilai yang terdiri dari Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Sumut, AKBP Dr. Bahtiar Marpaung, SH.S.Sos M.Hum, Anggota Tim, Pembina Sopar Hutasoit, SH., MH, Kasubbag Strabag Bag Strajemen Rorena Polda Sumut, Pembina Soritua Sihombing, M.Pd., Penyuluh narkoba ahli madya BNNPROV Sumut, Sekjen GAN Indonesia Dr. Zulkarnain Nasution, MA ICAP dan Ba Bag Binopsnal Polda Sumut, AIPDA Dewin R. Kurniawan, (Red).

Posting Komentar

0 Komentar