Pj Kades Perkebunan Perlabian Labusel Tidak Pernah Mengambil Uang Tunjangan Jabatan

Labuhanbatu,Bantengmetro.com-Neliana S.Pd pejabat pelaksana Kepala desa perkebunan Perlabian kecamatan Kampung Rakyat Labuhanbatu Selatan (Labusel) Propinsi Sumatera Utara tidak mengambil tunjangan jabatannya sebagai pejabat pelaksana kepala desa.

Demikian dikatakan Isma Rini, sekretaris desa perkebunan Perlabian kecamatan Kampung Rakyat Labuhanbatu Selatan kepada wartawan dikantor desa tersebut, Kamis (17/11/2022)"Ibu Pj tidak mengambil tunjangan jabatan sebagai kepala desa" ujarnya.

Neliana berlatar belakang sebagai PNS yang sampai saat ini aktif bertugas sebagai guru disalah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Labusel."Pj kades tidak pernah mengambil uang tunjangan sebagai pejabat kepala desa, dia memilih mengambil uang tunjangan jabatan sebagai guru" ujar Isma Rini


Ismariani sebagai sekretaris desa memaparkan, pengunaan Alokasi Dana Desa (ADD) digunakan untuk membayar honor kaur dan perangkat desa, termasuk 8 orang kepala dusun serta operasional desa. "Selain bayar honor perangkat desa selama12 bulan, juga digunakan untuk mengikuti Bimbingan Teknik (Bimtek) keluar kota. Tahun ini sudah 6 kali mengikuti Bimtek" ujarnya.

APBDes Perkebunan Perlabian kecamatan Kampung Rakyat Labuhanbatu Selatan (Labusel) Propinsi Sumatera Utara tahun 2022 sebesar Rp 2.470.754.722.00, dengan pendapatan transfer Rp 2.469.054.722.00."ADD Perkebunan Perlabian ditahun 2022 lebih satu milyar, tidak sampai tujuh ratus juta untuk membayar gaji/honor perangkat desa. Memang besar sisanya, tetapi digunakan untuk kegiatan lain"ujar sekdes.

Menjawab pertanyaan wartawan yang mempertanyakan kenapa Pj Kades jarang masuk kantor, Sekdes membantahnya dengan menyebutkan, kalau Pj kades setiap hari masuk kantor."Orang bapak aja yang belum pernah ketemu, mungkin siang nanti dia masuk kantor" ujar sekdes sambil tersenyum, (ACD).

Posting Komentar

0 Komentar