BHL Yang Meninggal Saat Bekerja Diperkebunan PTPN-3 Aek Nabara, Bukan Anggota SPBUN

Labuhanbatu,Bantengmetro.com.Labuhanbatu, Ternyata buruh harian lepas (BHL) dan karyawan Pekerja Kontrak Waktu Tertentu (PKWT) yang belum membayar uang iuran tidak masuk dalam keanggotaan Serikat Pekerja Perkebunan (SPBUN) PTPN 3 Aek Nabara Selatan Kecamatan Bilah Hulu Kabupaten Labuhanbatu Sumatera Utara.

Hal itu dikatakan Wagino, ketua SPBUN PTPN 3 Aek Nabara Selatan Kecamatan Bilah Hulu didampingi seketarisnya menyebutkan, Senin (14/8/2023)"BHL tidak terdaftar dalam keanggotaan SPBUN, yang terdaftar sebagai anggota adalah karyawan tetap yang terdaftar di unit kerja" ujarnya.

Sedangkan, Pekerja Kontrak Waktu Tertentu (PKWT) yang sudah membayar iuran anggota dan namanya terdaftar diunit kerja saja yang dianggap anggota."Kalau almarhum Aan Ardiansyah (23) baru saja diangkat sebagai karyawan Pekerja Kontrak Waktu Tertentu (PKWT) dan belum pernah membayar iuran anggota.

Dengan tidak terdaftar sebagai anggota SPBUN, maka almarhum Aan Ardiansyah tidak mendapat bantuan dari SPBUN sebagai mana anggota lainnya.'Almarhum tidak mendapat bantuan dari SPBUN, sesuai dengan Ad/Rt.Begitupun, nanti akan kita kordinasikan ke Manajemen Perkebunan" ujarnya.

Perlu diketahui, Aan Ardiansyah karyawan Pekerja Kontrak Waktu Tertentu (PKWT) di Afdeling 2 N-5 Aek Nabara Selatan PTPN 3, entah apa penyebabnya ditemukan terkapar diareal perkebunan saat memanen buah sawit. Minggu (13/8/2023) sekitar pukul 10.00 wib.

Almarhum sempat dibawa kerumah sakit Sri Pamela Aek Nabara, namun akhirnya meninggal dunia.Warga perumnas griya Desa N-8 kecamatan Bilah Hulu Kabupaten Labuhanbatu itu selama ini terdaftar sebagai buruh harian lepas (BHL) dan sekitarnya dua bulan lalu diangkat sebagai karyawan Pekerja Kontrak Waktu Tertentu (PKWT).

Sebelumnya ditempat terpisah, paman Almarhum, Dedi kepada wartawan menyebutkan, sampai almarhum dikebumikan, pihak dari Kebun PTPN 3 Aek Nabara belum ada yang datang. 'Kalaupun ada yang datang, mereka melayat layaknya warga desa biasa"ujar Dedi.(ACD)

Posting Komentar

0 Komentar