OTK Lempar "Bom Molotov", Mobil Dan Rumah Wartawan Ludes Terbakar, Kasatreskrim: Sedang Penyelidikan

Bantengmetro.com, Labuhanbatu- Kasatreskrim Polres Labuhanbatu AKP Madya Yustadi, SIK berjanji akan menindaklanjuti kasus terbakarnya rumah dan mobil pribadi milik wartawan, pada Kamis (21/03/2024) sekira dini hari pukul 01.15 wib.

Madya mengatakan, Satreskrim Polres Labuhanbatu bersama tim inafis telah melakukan olah TKP dan sedang melakukan penyelidikan lanjutan.

"Saat ini tim inafis sedang melakukan penyelidikan dan berkoordinasi dengan tim labfor PoldaSU", ungkapnya.

Kasatreskrim juga berjanji akan selalu memberikan Informasi-informasi hasil penyelidikan terbaru.

"Nanti kita akan berikan informasi terupdate", sebutnya.


Musibah yang menimpa wartawan media online utamanews.com, Junaidi Marpaung mengejutkan kalangan awak media, LSM dan para pejabat, langsung mendatangi kediamannya di jalan Aek Matio, Kel. Sirandorung, Kec. Rantau Utara, Kab. Labuhanbatu, untuk memberikan dukungan moril.

Dalam keterangannya, Junaidi menjelaskan musibah yang menimpahnya, bahwa sekira pukul 00.45 wib, tiba dirumah dan bermaksud mau beristirahat.

Baru 30 menit Ia merebahkan diri, Ia menyadari bahwa ada api diluar rumah yang sudah membesar melahap mobil pribadinya.

"Saat itu anak perempuan saya menangis dan saya gendong, rupanya karena melihat ada api yang membesar diluar (depan) rumah, dan setelah saya mengetahuinya, langsung mengamankan anak istri dan membawa mereka keluar rumah", terangnya.


Junaidi mengatakan bahwa Ia mendengar seperti suara lemparan, namun tidak mengindahkannya karena tidak ada sedikitpun kecurigaan dalam dirinya akan mengalami musibah.

"Saya memang mendengar seperti ada suara lemparan, dan saya duga itu bom molotov yang dilemparkan OTK, namun tidak saya periksa karena tidak menduga akan terjadi seperti ini", sesalnya.

Tanpa pikir panjang Ia langsung membawa anak dan istrinya keluar rumah, sayangnya, api terus membesar hingga kedalam rumah, Ia pun sudah tidak dapat berbuat banyak hendak menyelamatkan barang-barang berharga miliknya.

Karena sudah tidak bisa berbuat apa-apa, dirinya hanya bisa pasrah melihat mobil kesayangannya dan seisi rumahnya habis dilahap sijago merah dengan menyiarkan langsung dimedia sosialnya, sambil menunggu kedatangan mobil pemadam kebakaran.

Junaidi berharap, setelah melakukan olah TKP, pihak kepolisian mendapatkan petunjuk  dan dapat segera mengungkap kasus atau musibah yang alaminya, dan juga berharap kepada seluruh rekan-rekan media dapat mengkawal kasus yang dialaminya (Red).

Posting Komentar

0 Komentar