Buka Posko Bantuan Bencana Alam, Yayasan Vihara Buddha Jayanti Berkolaborasi Dengan PMI Labuhanbatu


Bantengmetro.com, Labuhanbatu,-Yayasan Vihara Buddha Jayanti. yang tergabung dengan Majelis Buddhayana Indonesia (MBI), serta partisipasi elemen organisasi didalamnya, seperti: Wanita Buddhis Indonesia (WBI) dan Nien Cin Cu (Tim Doa) Jayanti berkolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) membuka posko bantuan bencana alam Sumut, khususnya Tapteng dan Tapsel, Jumat (28/11/2025).

Bagi para dermawan yang ingin menyalurkan bantuan, dapat mengantarkan langsung ke alamat:

Rumah Duka Jayanti. Jl. Abdul Rahman, Kel. Cendana, Kec. Rantau Utara, Kab. Labuhanbatu - Sumut.


Posko korban bencana alam banjir dan longsor di Sumut, khususnya Tapteng dan Tapsel, akan di buka selama 5 hari, atau hingga sampai tanggal 3 Desember 2025.

Adapun bentuk bantuan yang diterima, berupa:

* Dana Tunai
* Pakain, baik baru/bekas (mohon pakain Pria dan Wanita dan anak anak, dibungkus terpisah)
* Makanan siap saji ( Mie istan. Roti kering. Susu bayi. Milo. Dll)
* Selimut & Tenda
* Sandal / sepatu
* Dan lainnya, yang di rasa perlu untuk para korban bencana.




Tujuan pembukaan posko penerimaan bantuan ini adalah merupakan suatu niat yang mulia, serta dorongan dari hati nurani yang tulus dan ikhlas, mengingat penderitaan yang dialami para korban bencana alam Tapteng dan Tapsel.yang merupakan saudara sebangsa dan setanah air.


Salah seorang pengurus MBI yang juga ketua dewan Kehormatan PMI Labuhanbatu, Bung Ediman alias Acun mengatakan, bahwa pembukaan posko yang diselenggarakan, terbuka lebar untuk umum atau bagi semua kalangan, yang ingin menyalurkan sekecil apapun bantuannya.


Acun (sapaannya) mengajak semua warga Labuhanbatu, dapat berpartisipasi dengan keikhlasan, guna meringankan beban yang dihadapi korban terdampak langsung, karena bencana alam yang menimpanya.

"Do.a kita semua, semoga para korban bencana yang bukan hanya Harta benda, tapi juga ada Korban Jiwa, agar tetap Tabah dan Kuat dalam menghadapi bencana ini, Sahdhu Sadhu Sadhu", pungkasnya. (JB).



Posting Komentar

0 Komentar