FS Bantah Tuduhan RH Als Kiki

Labuhanbatu,Bantengmetro.com-Sekira pukul 10.30 wib, FS mendatangi Polres Labuhanbatu dengan maksud ingin membuat laporan balik atas laporan RH alias Kiki, atas tindakan tidak terpuji yang dituduhkan kepadanya, Senin (21/08/2023).

Surat Laporan yang beredar di banyak media online, Kiki melaporkan FS telah melakukan pelecehan terhadap anak perempuannya SFS yang notabene merupakan keponakan FS sendiri.

Dalam laporan itu dijelaskan Kiki, peristiwa tersebut terjadi hari Rabu, tanggal 05 July 2023 sekira pukul 01.00 Wib, FS mendatangi kamar tidur SFS dan melakukan pelecehan.

Dengan adanya laporan itu dan banyak terbit di media-media online, sehingga FS bermaksud ingin mendapatkan keadilan dengan melaporkan balik RH, menurutnya RH telah memfitnah dan mencemarkan nama baiknya, karena telah viral dimedia sosial.

Namun oleh pihak kepolisian polres Labuhanbatu menyarankan FS untuk menunggu hasil pemeriksaan laporan RH lebih dulu, dan apabila tidak dapat dibuktikan, maka dipersilahkan melaporkan balik.

"Hari ini saya datang untuk membuat laporan balik terhadap Kiki yang telah memfitnah dan mencemarkan nama baik saya, karena kalau saya diam seakan-akan peristiwa itu benar saya lakukan", kata FS mengawali keterangannya diruang Kasat Intel Polres Labuhanbatu, dihadapan kasatintel dan para awak media yang telah menunggunya keluar dari ruangan mediasi SPKT Polres Labuhanbatu.


Dikatakan FS, jika dirinya tidak pernah melakukan seperti yang dituduhkan kepadanya dan merasa aneh dengan laporan Kiki, karena dari waktu peristiwa tidak jumpa.

"Saya membantah tuduhan itu, karena diakhir bulan Mei, SFS bersama ibunya Kiki telah pergi dari rumah saya, dan saya juga memberikan uang Rp 1 JT, karena diminta untuk membantu membayar sewa kontrakan mereka", ungkap FS.

Masih penjelasan FS, dirinya menerima SFS tinggal dirumahnya setelah tamat dari SMP dan mendaftarkan SFS disalah satu sekolah swasta.

"Selama kurang lebih Satu tahun SFS tinggal bersama keluarga saya, bahkan ijazah SFS saya yang tebus dan  mendaftarkannya disebuah yayasan pendidikan yang ada diujung bandar, dan kubiayai semua kebutuhannya.

Dan kalau dikatakan SFS trauma, Dua hari sebelum dilaporkan, SFS masih datang kerumah dan menawarkan rokok untuk saya beli, karena ternyata dia sudah kerja sebagai SPG salah satu merk rokok, dan saya beli juga walau rokok tersebut bukan rokok yang saya hisap sehari-hari, rokok itu saya kasih keorang.

Dan saat ini saya katakan, kalau ternyata nanti terbukti, saya melakukan seperti yang dituduhkan, maka saya lah orang paling bejad, karena melecehkan keponakan sendiri", tegasnya.

Selanjutnya FS, berbicara banyak hal terkait perilaku HR dan SFS sendiri yang telah banyak dibantunya, dan menduga jika laporan tersebut didanai pihak ketiga dengan tujuan politis, (Red).

Posting Komentar

0 Komentar